Friends
Ada disaat-saat tertentu dimana kita merasa lelah dengan hidup kita, rasanya seperti ingin berkumpul bersama keluarga atau kerabat yang dekat, dan berada di suasana eksotik keindahan alam, menghirup udara segar, mendengar suara angin yang menyapu dedaunan dipohon, ada suara burung dan daun-daun jatuh beterbangan di rumput yang luas, didepan ada bukit hijau sedikit bebatuan dengan air terjun yang deras dibayangi warna pelangi.
Disaat kita ingin melepas kejenuhan menjalani kehidupan, jauh dari hiruk pikuk suara kendaraan, suasana kantor , telepon berdering, suara mesin fax, bertemu dengan klien yang menyebalkan. Ingin sekali rasanya menjalani hidup yang bebas finansial. Bisa kemana saja, liburan menjelajahi isi bumi dan bertemu dengan orang-orang yang bersahabat.
Entahlah.., setelah kembali dari liburan kemarin, tiba-tiba saja saya merasa kosong, kesepian, dan malas untuk memulai aktifitas bekerja. Seperti ingin liburan terus, lelah rasanya untuk membayangkan situasi dimana saya harus melewati hari-hari saya selama di kota ini, saya pikir... mungkin saya butuh teman, atau keadaan dimana saya bisa tertawa lepas setiap hari.
Disinilah saya merasa bahwa internet menjadi sarana yang penting untuk selalu bisa dekat dengan teman-teman, saya masih bisa bercanda tawa dengan mereka, mendapat nasehat, menukar pikiran, bahkan sejauh manapun saya berada, saya tetap bisa merasa dekat dengan mereka. Yaah.. walaupun topik-topik yang kita bicarakan terkadang tidak terlalu penting bahkan tidak nyambung.. atau terkadang melesat ke arah yang berbau rasias dan seks :p.., at least hidup yang saya jalani tidak se-monoton itu.
Kata orang teman baik itu tidak banyak, saya juga tidak merasa baik menjadi seorang teman atau sahabat, karena saya sadar dengan batas kemampuan saya dalam berteman, ok.. ada beberapa yang cocok dan bisa memahami saya, tapi bukan berarti saya juga bisa memahami apa yang mereka butuhkan, dan saya belajar untuk menyesuaikan keadaan itu. Menurut saya, selama ada itikad baik dan berjiwa besar untuk menerima kekurangan seorang teman, itu sudah cukup. Mungkin itu sebabnya teman yang baik tidak banyak . :-)
Untunglah, teman-teman disekitar saya cukup memahami segala kekurangan saya, mereka menghormati saya seperti saya menghormati mereka, mungkin tidak akan selamanya bersama, tetapi memiliki teman-teman sejati adalah sebuah kebanggaan tersendiri, karena tidak semua orang memiliki teman baik seperti yang saya miliki.
Ok deh..., saya tunggu saja liburan selanjutnya bertemu kalian semua, kalo bisa ditempat seperti yang saya gambarkan diawal blog ini.., kemping yukk...!
bie
Disaat kita ingin melepas kejenuhan menjalani kehidupan, jauh dari hiruk pikuk suara kendaraan, suasana kantor , telepon berdering, suara mesin fax, bertemu dengan klien yang menyebalkan. Ingin sekali rasanya menjalani hidup yang bebas finansial. Bisa kemana saja, liburan menjelajahi isi bumi dan bertemu dengan orang-orang yang bersahabat.
Entahlah.., setelah kembali dari liburan kemarin, tiba-tiba saja saya merasa kosong, kesepian, dan malas untuk memulai aktifitas bekerja. Seperti ingin liburan terus, lelah rasanya untuk membayangkan situasi dimana saya harus melewati hari-hari saya selama di kota ini, saya pikir... mungkin saya butuh teman, atau keadaan dimana saya bisa tertawa lepas setiap hari.
Disinilah saya merasa bahwa internet menjadi sarana yang penting untuk selalu bisa dekat dengan teman-teman, saya masih bisa bercanda tawa dengan mereka, mendapat nasehat, menukar pikiran, bahkan sejauh manapun saya berada, saya tetap bisa merasa dekat dengan mereka. Yaah.. walaupun topik-topik yang kita bicarakan terkadang tidak terlalu penting bahkan tidak nyambung.. atau terkadang melesat ke arah yang berbau rasias dan seks :p.., at least hidup yang saya jalani tidak se-monoton itu.
Kata orang teman baik itu tidak banyak, saya juga tidak merasa baik menjadi seorang teman atau sahabat, karena saya sadar dengan batas kemampuan saya dalam berteman, ok.. ada beberapa yang cocok dan bisa memahami saya, tapi bukan berarti saya juga bisa memahami apa yang mereka butuhkan, dan saya belajar untuk menyesuaikan keadaan itu. Menurut saya, selama ada itikad baik dan berjiwa besar untuk menerima kekurangan seorang teman, itu sudah cukup. Mungkin itu sebabnya teman yang baik tidak banyak . :-)
Untunglah, teman-teman disekitar saya cukup memahami segala kekurangan saya, mereka menghormati saya seperti saya menghormati mereka, mungkin tidak akan selamanya bersama, tetapi memiliki teman-teman sejati adalah sebuah kebanggaan tersendiri, karena tidak semua orang memiliki teman baik seperti yang saya miliki.
Ok deh..., saya tunggu saja liburan selanjutnya bertemu kalian semua, kalo bisa ditempat seperti yang saya gambarkan diawal blog ini.., kemping yukk...!
bie
Comments