Running out the time

"Dengg..!!" pintu belakang kantor baru saja saya tutup, lalu saya berjalan ke arah ruas jalan di depan dan melewati sebuah gang kecil sambil mengeluarkan sebungkus rokok yang ada di tas saya, tepat di ruas jalan raya, saya menyalakan sebatang rokok sambil melihat ke arah simpang 4 lampu merah di belakang saya, - Anjrrriiitt....!! bus no 40 yang biasa mengantar saya pulang ke rumah sudah berada tepat di depan lampu merah, mampus gua...- ( tiba-tiba lagu soundtracknya matrix otomatis terputar di otak mp3 saya ) seketika itu saya langsung berlari ke arah depan menuju halte bis yang masih berjarak 100 meter .

Ketika sedang berlari, di tangan kiri saya sedang memegang kotak tissue yang mau di buang, dan sebelah tangan kanan berusaha mematikan api rokok menggunakan jari saya, jadi kira-kira multitasking gitu lah, sambil berlari, sambil nyari tong sampah, trus berusaha matikan api rokok sambil nenteng2 tas berisi laptop, itu larinya udah paling cepat... , serasa di kiri kanan saya berseru " ayooo..bie..kejerrr...!!" sambil bertepuk tangan.

Halte sudah terlihat di depan mata, yess... ada tong sampah, saya buang kotak tissuenya.., tinggal rokok yang belum mati.., "ngeeeennggg....!!" suara bus 40 lewat disamping saya .. - sial nih bus...!! mau lomba marathon ama gue..?- kira-kira jarak 20 meter lagi, bus sudah tiba di halte..., dan beberapa penumpang sudah turun dan naik ke bus..., "bus...masih belum bergeraakk..!" pikirku sambil menambah kecepatan lari.

"gua gak mungkin nunggu 30 menit lagi untuk menunggu bus ini...!!" jarak 10 meter pintu bus sudah tertutup, api rokok juga sudah mulai lenyap, dan tepat disaat bus mulai jalan.., saya tiba di pintu bus sambil ketok-ketok pintu busnya, bus berhenti, pintu dibuka.., sopir bus nya bingung... " sarap nih orang...!!" gilaaa... keadaan saya saat itu mungkin udah sama kayak sapi tua yang diperah susunya ampe abiss.

Lalu saya berjalan ke arah kursi kosong di belakang, dan duduk..."hosh..hosh..hosh...!!" , fiuuhh..., walaupun butuh perjuangan hanya utk mengejar sebuah bus, setidaknya saya puas tidak harus menghabiskan waktu selama 30 menit untuk menunggu bus berikutnya. (kejadian kemarin)
Saya berpikir..., apa yang bisa saya lakukan selama 30 menit ketimbang harus menunggu di halte..? 24 jam sehari.., butuh 8 jam untuk tidur, 12 jam untuk bekerja sudah termasuk 2 jam perjalanan pulang pergi, sisa 4 jam waktu privasi..

Saat ini saya sedang belajar untuk tidak menghabiskan waktu saya dengan hal yang kurang penting, sama halnya ketika saya tidak berani memulai percakapan dengan seorang wanita cantik yang duduk tepat di depan saya hari ini, saya malah menyesal sendiri tidak memanfaatkan waktu saat perjalanan, padahal jelas banget bahwa kesempatan tidak selalu datang ke dua kali... " hiks...!"

Dan ternyata hal-hal kecil seperti itu juga sudah cukup menjadi pelajaran dalam menghargai waktu, disaat kita menganggap remeh waktu.."aah.. entar lah... baru jam segini..!" atau mungkin sewaktu bangun tidur dipagi hari..." tit..tit..tit..!!" alarm bunyi, trus bangun bentar... setel 10 menit lagi atau snooze hehe..(kena deh gue).
Sebab hari ini saya juga membaca satu artikel yang cukup menarik : - Buka lah matamu..., Apa yang akan terjadi di masa depan kamu jika selalu menunda untuk membuka mata ? -

Is true..., waktu adalah hal yang paling berharga di hidup ini, waktu lah yang membuka mata dan cara berpikir.
waktu juga bisa menjadi penyembuhan, dan harapan pada sebagian orang.

Jadi...?? apakah kita harus selalu menunda dan menunggu agar waktu yang memberi jawaban..? No way... We are Running out the Time..!! Larrriiiiii......
bie

Comments

Popular Posts